Home > Press > Ketum Kadin: Petani, Peternak & Nelayan Ujung Tombak Ketahanan Pangan
Ketum Kadin: Petani, Peternak & Nelayan Ujung Tombak Ketahanan Pangan Thursday, 08 March 2018 | Posted by roby

Ketum Kadin Indonesia Rosan Roeslani (tengah), didampingi oleh Juan Adoe (kanan)


Kadin Indonesia menilai ketahanan pangan (food security) akan menjadi isu serius di masa mendatang. Karena itu, program pemberdayaan petani, peternak, dan nelayan harus menjadi perhatian semua pihak.


"Petani, peternak, dan nelayan adalah ujung tombak ketahanan pangan nasional. Karena itu, Kadin Indonesia akan mendorong program pemberdayaan mereka sembari mendukung pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mendukung terciptanya ketahanan pangan," ?ungkap Rosan Perkasa Roeslani, Ketua Umum Kadin Indonesia saat konferensi pers pelaksanaan Jakarta Food Security Summit di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (6/3/2018).


Rosan menjelaskan pemberdayaan kelompok pekerja tersebut perlu disegerakan karene berkaitan erat pula dengan kesejahteraan masyarakat secara umum. Sebanyak 32 persen dari 132 juta tenaga kerja Indonesia saat ini berkarya di sektor pertanian, nelayan, dan peternakan.


Pada saat yang sama pertumbuhan produksi yang dihasilkan hanya sebesar 3-4 persen. Sedangkan kontribusi terhadap PDB masih sekira 13-14 persen. Menurut Rosan, dari angka-angka tersebut bisa terlihat produktivitas sektoral yang masih rendah. Hal itu berdampak pula terhadap tingkat kesejahteraan para pelakunya.


"Sebab itu, Kadin telah menginisiasi program kemitraan. Pada tahap awal ini telah dimulai oleh 24 perusahaan," papar Rosan.


Wakil Ketua Umum Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan Kadin Indonesia Juan Permata Adoe menambahkan, dari program kemitraan yang sudah berjalan, program yang rintis perusahaan kelapa sawit bisa dijadikan sebagai percontohan.

"Selain itu sektor peternakan juga sudah berjalan, terutama misalnya program kemitraan dengan peternak ayam yang sudah bisa membantu pengembangan usaha dan kesejahteraan mereka," terang Juan Adoe yang juga menjadi Ketua Pelaksana JFSS.


Program kemitraan Kadin dengan petani, peternak, dan nelayan ini telah melibatkan sekira 450 ribu orang. Melalui JFSS, program ini akan diakselerasi dengan dukungan pemerintah agar bisa melibatkan satu juta pekerja.


Wakil Ketua Umum Bidang Agribisnis, Pangan, dan Kehutanan Franky O Widjaja menjelaskan beberapa contoh sukses program kemitraan tersebut akan dihadirkan pada ajang pameran di JFSS.


"Showcase kemitraan dengan petani dan nelayan akan dihadirkan, termasuk juga dari aquaculture, yaitu pengembangan budidaya udang," jelas dia.


JFSS IV akan digelar di Jakarta Convention Center pada 8-9 Maret 2018. Kegiatan kali ini merupakan bagian dari rangkaian acara dalam rangka peringatan 50 tahun Kadin Indonesia.


Editor: Iman Febri



http://www.indonesiakoran.com/news/ekonomi/read/77572/ketum.kadin.

petani..peternak...nelayan.ujung.tombak.ketahanan.pangan

Form Login
Email: Password:
Form Forgot Password
Email: Password akan dikirimkan ke email terdaftar yang diinput diatas.